Macam-Macam Candi
Rabu, 25 November 2015
Selasa, 03 November 2015
Candi-Candi Di Indonesia
Negara indonesia memiliki sejarah yang sangat banyak, termaksud candi hindu dan Buddha.
Kaya akan peninggalan bersejarah, sudah sepatutnya kita sebagai bangsa indonesia harus
mengetahuinya.
1. Candi Kalasan
7. Candi Mendut
11.CANDI SINGOSARI
Kaya akan peninggalan bersejarah, sudah sepatutnya kita sebagai bangsa indonesia harus
mengetahuinya.
1. Candi Kalasan
Candi kalasan terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya sekitar 16 Km ke arah timur dari
kota yogyakarta. Dalam prasasti Kalasan
dikatakan bahwa candi ini bahwa candi ini di sebut juga candi
kalibening, sesuai nama Desa tempat candi tersebut berada. Menurut
pendapat beberapa ahli purbakala, candi kalasan ini telah mengalami
tiga kali pemugaran.
2. Candi Sari
Candi Sari terletak sekitar 10 Km dari dari pusat Yogyakarta, hanya sekitar 3 Km dari candi
Kalasan. Tepatnya candi ini di Desa Bendan, Kelurahan Tirtamartani, Kecamatan Kalasan,
Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi sari ditemukan kembali pada awal abad ke- 20 dalam
keadaan rusak berat. Candi sari berbentuk persegi panjang, dengan ukuran 17,30 x 10 m.
3. Candi Penataran
Candi Penataran terletak di desa penataran, Kecamatan Ngelegok, Bilitar. Tepatnya di lereng barat
daya Gunung Kelud pada ketinggian 450 meter di ata permukaan air laut.
Candi penataran merupakan salah satu candi yang merupakan peninggalan
sejarah yang amat mempesona jika di lihat
dari sisi keindahan dan juga budayanya. Candi penataran adalah komplek percandian yang terluas di jawa timur.
4. Candi Muara Takus
Candi Muara Takus terletak di desa Muara Takus, Kecamatan XII Koto
Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Candi muara takus merupakan
candi terbesar di pulau sumatera. Di luar area candi terdapat tembok
yang melilingi kompleks candi sampai ke pinggir sungai kampar kanan.
5. Candi Sewu
Candi Sewu terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten,
Provinsi Jawa Tengah dengan jarak 17 Km dari kotaYogyakarta. Candi Sewu merupakan situs candi
Buddha terbesar setelah Candi Borobudur di magelang. Nama Candi Sewu
sendiri bukan berarti Candi Sewu mempunyai bangunan candi berjumlah sewu
(Seribu), Candi Sewu hanya memiliki
bangunan berjumlah 257.
Candi Borobudur
Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, sekitar 20 Km dari Yogyakarta. Candi Bororbur
di bangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke- 9. Candi Borobudur di bangun oleh para penganut
agama Buddha Mahayana pada masa pemerintah Wangsa Syailendra. Arti nama Borobudur yaitu
"biar di perbukitan" yang berasal dari kata "bara" (candi atau biara) dan "beduhur"
(perbukitan atau tempat tinggi) dalam bahasa Sansekerta.
7. Candi Mendut
Candi Mendut terletak di desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Malang Jawa Tengah.
Letaknya sangat Strategis yaitu kurang lebih 3 Km dari Candi Borobudur, sekitar 50 Km sebelah
utara Kota Yogyakarta. Candi Mendut adalah salah satu Candi Buddha yang cuku penting
peranannya di Jawa. Candi Mendut berjumlah jelas karena sampai saat ini
sebenarnya belum ada data yang akurat mengenai waktu persisnya Candi
Mendut di bangun.
8. Candi Gedong Songo
Candi Gedong Songo terletak di Candi, Kecamatan Bandungan, Jawa Tengah. Pada Tahun 1740
oleh shir thomas Stamford Raffles yang mengungkapkan. pada waktu itu Raffles hanya menemukan
7 buah bangunan candi sehingga dia menyebutkannya dengan Candi Gedong pitu. Van Stein Callefels
arkeolog dari Belanda pada tahun 1908-1911 melakukan penelitian di lokasi kompleks Candi Gedong
Songo dan kemudian menemukan juga 2 bangunan candi lain Sehingga total candi yang di temukan
menjadi 9 buah. Dengan di temukannya 2 candi lain, maka nama Gedong Pitu di ubah menjadi Gedong Songo.
9. Candi Prambanan
Candi Prambanan terletak di Desa Prambanan yang secara administratif terbagi menjadi dua wilayah
yaitu Kabupaten Sleman DIY dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Candi Prambanan merupakan
Candi Hindu terbesar di Indonesia bahkan se asia tenggara. Candi ini dikenal juga dengan nama
Candi Roro Jongrang yang didirikan sekitar tahun 850 Masehi oleh Wangsa Senjaya.
10. Candi Padas
Candi Padas terletak di sungai Pakerisan, Dusun Penangka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang,
Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.Candi Padas di sebut juga Candi Kawi atau biasa juga di juluki
Candi Tebing Kawi. Candi Padas tetap menjadi tempat bersembahyang umat Hindu hingga sekarang
11.CANDI SINGOSARI

Candi ini terletak di Kecataman Singosari,
Kabupaten Malang. Candi yang ditemukan pada awal abad 18 ini sempat
diberi nama sebagai candi Menara oleh orang Belanda yang menemukan candi
ini walaupun oleh masyarakat setempat candi ini diberi nama Candi
Cungkup. Candi Singosari ini merupakan makam Raja Kertanegara sebagai
Bhirawa atau Dewa Syiwa dalam bentuk karakter yang jahat. Di sebelah
utara Candi Singosari ini terdapat 2 patung raksasa yang memiliki
tinggi 4 meter yang disebut dengan Dwarapala.
12.CANDI SAJIWAN

Candi Sajiwan ini terletak di sebelah
selatan Candi Prambanan. Di dalam kompleks Candi Sajiwan ini dilengkapi
dengan Vihara. Ini menunjukkan bahwa candi ini termasuk ke dalam
kelompok candi - candi Buddha. Di dalam candi ini Rakriyan Sanjiwana
yang merupakan nama lain dari Sri Pramowardani, anak dari Samaratungga
yang menikah dengan Rakai Pikatan, didharmakan. Di bagian depan candi
terdapat 2 patung aksasa yang memegang gada dan ular. Sejarah mencatat
bahwa pada zaman itu telah hidup berdampingan serta saling mempengaruhi
antara agama Buddha yang dianut oleh wangsa Syailendra dan agama Hindu
Siwa yang dianut oleh wangsa Sanjaya berkat perkawinan rakai Pikatan
dengan Sri Pramodawarddhani.
13.CANDI BOKO

Candi ini berada di sekitar candi
Prambanan. Sehingga tidak heran bila terdapat kaitan cerita antara candi
Prambanan dan candi Boko ini. Candi berbentuk lebih menyerupai bangunan
kraton karena pada candi ini ditemukan bekas tembok benteng serta
galian sejenis dengan selokan yang berfungs sebagai pertahanan. Pada
candi Boko ini terdapat semacam pemukiman yang jumlahnya banyak.ehingga
pengunjung yang mengunjungi candi Boko ini harus melewati gunung dan gua
- gua dimana ukuran dari gua - gua tersebut tidak sama besar. Pada
situs candi Boko ini pernah ditemukan patung yang menggambarkan seorang
laki - laki dan perempuan berkepala dewa dan sedang berpelukan. Ini
menandakan bahwa penguasa candi Boko ini merupakan penganut Hindu Siwa.
Namun di dalam tembok yang mengelilingi candi juga terdapat sebuah batu
dengan tulisan Nagari yang memberikan kesan bahwa terdapat pengaruh
Buddha pada candi ini.
14.Candi Pawon

Terletak kurang lebih 2 km dari Borobudur, candi ini sebenarnya gerbang pintu masuk ke kompleks Borobudur. Candi Pawon dibangun sekitar tahun 800 M diatas pondasi dari bangunan yang lebih tua lagi.Candi Pawon adalah nama sebuah candi. Candi Pawon dipugar tahun 1903. Nama Candi Pawon tidak dapat diketahui secara pasti asal-usulnya. J.G. de Casparis menafsirkan bahwa Pawon berasal dari bahasa Jawa Awu yang berarti abu, mendapat awalan pa dan akhiran an yang menunjukkan suatu tempat. Dalam bahasa Jawa sehari-hari kata pawon berarti dapur, akan tetapi De Casparis mengartikan perabuan. Penduduk setempat juga menyebutkan candi Pawon dengan nama Bajranalan. Kata ini mungkin berasal dari kata Sansekerta vajra = "halilintar" dan anala = "api".
Di dalam bilik candi ini sudah tidak ditemukan lagi arca sehingga sulit untuk mengidentifikasikannya lebih jauh. Suatu hal yang menarik dari Candi Pawon ini adalah ragam hiasnya. Dinding-dinding luar candi dihias dengan relief pohon hayati (kalpataru) yang diapit pundi-pundi dan kinara-kinari (mahluk setengah manusia setengah burung/berkepala manusia berbadan burung). Letak Candi Pawon ini berada di antara candi Mendut dan candi Borobudur, tepat berjarak 1750 meter dari candi Borobudur dan 1150 m dari Candi Mendut.

Candi ini tidak terletak di lokasi sebenarnya. Pada tahun 2002, tanah dimana dimana pondasi candi ini berada longsor, sehingga membahayakan candi. Maka diputuskalah untuk membongkar candi iini dan membangunnya kembali 20 meter dari lokasinya semula.
14.Candi Pawon

Terletak kurang lebih 2 km dari Borobudur, candi ini sebenarnya gerbang pintu masuk ke kompleks Borobudur. Candi Pawon dibangun sekitar tahun 800 M diatas pondasi dari bangunan yang lebih tua lagi.Candi Pawon adalah nama sebuah candi. Candi Pawon dipugar tahun 1903. Nama Candi Pawon tidak dapat diketahui secara pasti asal-usulnya. J.G. de Casparis menafsirkan bahwa Pawon berasal dari bahasa Jawa Awu yang berarti abu, mendapat awalan pa dan akhiran an yang menunjukkan suatu tempat. Dalam bahasa Jawa sehari-hari kata pawon berarti dapur, akan tetapi De Casparis mengartikan perabuan. Penduduk setempat juga menyebutkan candi Pawon dengan nama Bajranalan. Kata ini mungkin berasal dari kata Sansekerta vajra = "halilintar" dan anala = "api".
Di dalam bilik candi ini sudah tidak ditemukan lagi arca sehingga sulit untuk mengidentifikasikannya lebih jauh. Suatu hal yang menarik dari Candi Pawon ini adalah ragam hiasnya. Dinding-dinding luar candi dihias dengan relief pohon hayati (kalpataru) yang diapit pundi-pundi dan kinara-kinari (mahluk setengah manusia setengah burung/berkepala manusia berbadan burung). Letak Candi Pawon ini berada di antara candi Mendut dan candi Borobudur, tepat berjarak 1750 meter dari candi Borobudur dan 1150 m dari Candi Mendut.
15.Candi Selogriyo

Candi ini tidak terletak di lokasi sebenarnya. Pada tahun 2002, tanah dimana dimana pondasi candi ini berada longsor, sehingga membahayakan candi. Maka diputuskalah untuk membongkar candi iini dan membangunnya kembali 20 meter dari lokasinya semula.
Langganan:
Postingan (Atom)






